Sabtu, 09 November 2019

Beragam Macam Hasil Pertanian di Indonesia yang Sangat Mengutungkan untuk Dibuat Lahan Usaha


Dalam catatan sejarah Indoensia sejak masa kolonial hingga kini tak dapat dipisahkan dari sektor pertanian dan perkebunan, sebab sektor sektor ini memiliki arti yang amat penting dalam menentukan penyusunan beragam sosial masyarakat dan realitas ekonomi di beragam wilayah Indonesia.
Sebagian besar mata pencaharian masyarakat di Indonesia adalah sebagai petani dan perkebunan, sehingga sektor ini sangat penting untuk dioptimalkan sehingga dapat memberikan kesejahteraan untuk negara kita.
Berikut ini merupakan sebagian hasil perkebunan dan pertanian di Indonesia yang bisa untuk dijadikan menjadi usaha:
Bawang merah dan bawang putih
Bawang merah dan bawang putih adalah salah satu tumbuhan sayuran yang menjadi menu pokok hampir pada seluruh jenis kuliner dengan fungsi sebagai penyedap masakan dan memberikan serat untuk tubuh manusia. Tempat penghasil bawang banyak terdapat di daerah Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

Beras atau Gabah

Beras berasal dari tanaman padi.Padi adalah makanan untama bagi masyarakat Indonesia, jadi tanaman ini mempunyai andil yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat Indoensia. Tempat penghasil beras hampir merata di semua kawasan Nusantara, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera.

 Kacang Buncis (Phaseolus Vulgaris L.)

Kacang Buncis (Phaseolus Vulgaris L.) berasal dari Amerika, sedangkan kacang buncis jenis tegak (kidney bean) atau kacang jogo adalah tumbuhan yang berasal dari daerah lembah Tahuacan-Meksiko. Berkembangnya tanaman buncis dari Amerika ke Eropa mulai terjadi semenjak abad 16. Daerah sentra penyebaran diawali di Inggris (1594), menyebar ke negara-negara Eropa, Afrika, sampai ke Indonesia. Pembudidayaan tanaman buncis di Indonesia telah menyebar ke beragam tempat. Tahun 1961-1967 luas areal penanaman buncis di Indonesia sekitar 3.200 hektare, tahun 1969-1970 seluas 20.000 hektare dan thn 1991 menempuh 79.254 hektare dengan produksi 168.829 ton.

Cengkeh

Cengkeh adalah rempah-rempah purbakala yang sudah dikenal dan digunakan bertahun-tahun sebelum masehi. Pohonnya merupakan tanaman asli dari daerah Maluku (Ternate dan Tidore), yang dahulu dikenal oleh negara-negara luar sebagai Spice Islands. Menanam tanaman cengkeh saat  si buah hati dilahirkan adalah kultur penduduk asli Maluku. Secara psikis ada pertalian antaraperkembangan pohon cengkeh dengan buah hati sehingga pohon cengkeh benar-benar dijaga dan dirawat oleh masyarakat Maluku. Sekitar abat 16000 Masehi, cengkeh pernah menjadi salah satu rempah yang paling diminati dan mahal di Eropa, bahkan lebih dari harga emas.

 Cokelat

Cokelat berasal dari Orinoco atau Amazon, AS kurang-lebih 4000 tahun yang lalu.Tempat penghasil cokelat terbanyak berada di tempat Jawa Barat, Kalimantan Timur,Jawa Timur, Maluku, Lampung, NTT, Papua, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan DI.Yogyakarta. Tempat penghasil coklat yang utama ialah Salatiga (Jawa Tengah).Coklat banyak digunakan sebagai bahan minuman dan makanan.

Durian/Duren

Durian (Bombaceae sp.) yakni buah-buahan berupa pohon. Sebutan duren diduga bermula dari budaya Melayu yakni dari kata duri yang diberi akhiran sehingga menjadi duren. Kata ini khususnya dipergunakan untuk menyebut buah yang kulitnya lancip menyerupai duri. Tanaman durian berasal dari hutan Kalimantan, Malaysia, danSumatra yang berupa tanaman liar. Penyebaran duren ke arah Barat yaitu ke Birma, Thailand, India dan Pakistan. Buah durian telah diketahui di Asia Tenggara sejak abad 7 Masehi
:

Jagung

Banyak teori dan pendapat  mengenai asal tanaman jagung, tapi secara umum para pakar sepakat bahwa jagung berasal dari Amerika Selatan atau Amerika Tengah. Secara historis, Jagung terkait erat dengan suku Indian, yang sudah menghasilkan jagung sebagai makanan pokok sejak 10.000 tahun yang lalu.

Kacang mede

Kacang mede berasal dari biji jambu mete (Anacardium Occidentale L). Jambu mete merupakan tanamnan buah berupa pohon yang berasal dari Brasil Tenggara. Tanaman ini dibawa oleh pelaut Portugis ke India 425 tahun yang lalu, kemudian menyebar ke tempat tropis dan subtropis lainnya seperti Bahana, Senegal, Kenya, Madagaskar, Mozambik, Srilangka, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Indonesia.

Kacang Tanah

Diprediksi Kacang tanah yang ada di Indonesia berasal dari benua Amerika. Awal Masuk ke Indonesia diprediksi dibawa oleh pedagang asal Spanyol, sewaktu melakukan perjalanan laut dari Mexico ke Maluku setelah tahun 1597. Tahun 1863 Holle membawa Kacang Tanah dari Inggris, dan ta 1864 Scheffer memasukkan pula Kacang Tanah dari daerah Mesir. Kulit Kacang tanah bisa digunakan untuk makanan ternak, sedangkan isi atau bijinya bisa dimanfaatkan untuk dimakan sebaai sumber protein nabati , minyak dan lain-lain.

Kedelai

Kedelai (Glycine Max) sudah dikembangkan sejak 1500 tahun sebelum masehi dan diprediksi baru masuk Indonesia, terutama di provinsi Jawa sekitar tahun 1750. Kedelai berfungsi sebagai zat pembangun untuk tubuh, mengurangi gejala menopouse, mencegah atherosclerosis, mencegah osteoporosis, mencegah osteoporosis, mengurangi gejala menopouse, mencegah atherosclerosis, mencegah kanker, meringankan diabetes. Selain banyak dibudidayakan di Jawa, Bali, dan Lombok, kedelai juga terdapat di wilayah  Aceh, Jambi, Papua, dan Kalimantan Barat.
SEKIAN DAN TERIMAKASIH.

15 komentar: